Software VPN, Jasa pembuatan website, Hosting Murah, Hosting WordPress, Hosting Indonesia, Hosting terbaik, Hosting lokal murah, Website E-commerce, Website gratis, Website yang menarik, Jasa pembuatan website

Belajar PHP : Mengenal Variabel di PHP

Pada seri belajar PHP kali ini kita akan belajar tentang variabel di PHP dan bagaimana cara menggunakan variable tersebut untuk menampilkan suatu nilai di PHP.

PHP adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi web. Salah satu fitur dasar PHP adalah kemampuan untuk menyimpan dan memanipulasi data dengan menggunakan variabel.

Apa Fungsi Dari Variabel?

Variabel adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyimpan data di dalam memori komputer. Variabel digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi data yang dibutuhkan dalam aplikasi web.

Variabel di PHP memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:

  1. Menyimpan data: Variabel dapat digunakan untuk menyimpan data apa saja, seperti teks, angka, array, dan lainnya. Data tersebut dapat disimpan secara sementara atau permanen, tergantung pada kebutuhan aplikasi web yang dibuat.
  2. Mengolah data: Setelah menyimpan data, Anda dapat mengolah data tersebut dengan menggunakan operasi-operasi aritmatika, perbandingan, atau pengkondisian. Misalnya, Anda dapat menjumlahkan dua variabel, membandingkan nilai variabel, atau menampilkan pesan berdasarkan kondisi yang diberikan.
  3. Mengirim data ke server: Di PHP, Anda dapat mengirim data dari form HTML ke server dengan menggunakan metode POST atau GET. Data yang dikirim tersebut akan disimpan dalam variabel yang dapat Anda akses di script PHP.
  4. Menampilkan data: Variabel juga dapat digunakan untuk menampilkan data di halaman web. Misalnya, Anda dapat menggunakan perintah echo atau print untuk mencetak nilai variabel ke layar.

Bagaimana Penulisan Variabel Pada PHP?

Anda dapat mendeklarasikan variabel dengan menggunakan tanda dollar ($). Misalnya, Anda dapat mendeklarasikan variabel dengan nama “nama” seperti ini:

$nama = "Budi";

Di atas, kita mendeklarasikan variabel bernama “nama” dengan nilai “Budi”. Seperti yang Anda lihat, nilai dapat ditulis dalam tanda kutip.

Baca Juga  Tutorial Cara Menggunakan Exception di PHP

Untuk menggunakan atau mengakses nilai variabel, Anda hanya perlu menuliskan nama variabel tersebut. Misalnya, Anda dapat mencetak nilai variabel “nama” dengan menggunakan perintah echo seperti ini:

echo $nama; // Output: Budi

Sebagai tambahan, Anda juga dapat menggunakan operator sama dengan (=) untuk mengisi nilai baru ke dalam variabel yang sudah ada. Misalnya:

$nama = "Budi";
echo $nama; // Output: Budi

$nama = "Andi";
echo $nama; // Output: Andi

Apa Saja Aturan Penulisan Variabel?

Ada beberapa aturan yang harus diikuti saat membuat nama variabel pada bahasa pemrograman PHP:

  • Nama variabel tidak boleh diawali dengan angka atau tanda baca.
  • Nama variabel hanya boleh terdiri dari huruf, angka, dan garis bawah (_).
  • Nama variabel tidak boleh mengandung spasi.
  • Nama variabel tidak boleh sama dengan kata kunci PHP, seperti echo, if, dan lainnya.

Sebagai contoh, berikut ini adalah beberapa contoh variabel yang dianggap sah :

$nama
$nama_depan
$_nama_belakang
$nama123

Sedangkan contoh penamaan variabel berikut ini tidak dianggap sah di PHP:

$123nama // tidak boleh diawali dengan angka
$nama-depan // tidak boleh mengandung tanda baca selain garis bawah (_)
$nama depan // tidak boleh mengandung spasi
$echo // tidak boleh sama dengan kata kunci PHP

Sekian dulu seri belajar PHP dari Ruang Koding tentang pengenalan variabel. Semoga bermanfaat!

Referensi : https://www.php.net/manual/en/language.variables.variable.php

Leave a Comment

close